HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Page 3 of 4 Previous  1, 2, 3, 4  Next

View previous topic View next topic Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  nurhaq on Sun Feb 07, 2010 4:21 pm

Merpati Putih wrote:

Yang mengtakwil tetap tuhan @ allah dalan apa jua keadaan.
Cuma ada satu cara sahaja untuk mengetahui teka-teki (mutasyabihat) atau mentakwil iaitu dengan menjadi / mengaku / merasa diri sendiri "Allah /penguasa/zat/pencipta / tuhan"... mana boleh 'Allah' sesat...dia yang bergerak, berkata, berfikir da segala-galanya..... baik tau atau tak tau...semuanya 'Allah @ tuhan'.....

Jd, ayat di bawah ni "terbatal" atau boleh saya katakan untuk mengetahui yang BENAR (Al haq) dalam hatinya "perlu condong kepada kesesatan" dan membawa "Fitnah"... walau dah di tegah.....

"Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari ta'wilnya"

sesat = tak jumpa tempat tujuan yang di tuju (salah jalan)
Fitnah = Mengada-adakan cerita yang tak pernah ada dan tidak benar (ilusi jahat)

Allah @ tuhan itu "pengarah" bukannya "pelakon".....adakah jika pengarah menciptakan watak bodoh, menjadikan pengarah juga bodoh....? dan juga mencipta watak cacat menisbahkan bahawa pengarah itu juga cacat...??? dan Allah @ tuhan tak perlu kepada semua pelakon-pelakonnya agar menjadikannya pandai dan berkuasa....kerana tidak bergerak walau sezarah pun tanpa izin Nya (ketetapan QadarNya)......

"Artinya : Tak seorangpun dari kamu kecuali telah tertulis tempatnya di
surga atau tempatnya di neraka" Kemudian (sahabat) bertanya : "Ya
Rasulullah, apakah kita tidak menyerah saja" (Dalam suatu riwayat disebutkan
:'Apakah kita tidak menyerah saja pada catatan kita dan meninggalkan amal).
Beliau menjawab : "Jangan, beramallah, setiap orang dipermudah (menuju
takdirnya)". (Dalam suatu riwayat disebutkan : "Beramallah, karena setiap
orang dipermudah menuju sesuatu yang telah diciptakan untuknya"). Orang yang
termasuk ahli kebahagian, maka dia dipermudah menuju perbuatan ahli
kebahagiaan. Adapun orang yang termasuk ahli celaka, maka dia dipermudah
menuju perbuatan ahli celaka". Kemudian beliau membaca ayat : "Adapun orang
yang memberi dan bertaqwa dan membenarkan kebaikan, maka Aku akan
mempermudahnya menuju kemudahan. Adapun orang yang bakhil dan menumpuk
kekayaan dan mebohongkan kebaikan, maka Aku akan mempermudahnya menuju
kesulitan".

nurhaq

Jumlah posting : 47
Registration date : 2010-01-11

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  Merpati Putih on Mon Feb 08, 2010 7:56 am

"Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari ta'wilnya"

dari segi aqaliyahnya AQ adalah jelas dan terang?????
namun ianya hanya dapat difahami segelintir umat... satu persoalan yang agak mutasyabihat/ keliru/ tekateki.
andainya AQ terang dan jelas, tanpa mutasyabihat... maka sepastinya ia tidak perlu kepada pentafsir2, ahli akademik.. untuk menerangkan pengertian demi pengertian kepada pembaca2nya. Dan jika dikatakan 'terang dan jelas'... sepastinya akan mudah difahami, walaupun olih 'yang terbodoh dari kalangan manusia'.

Satu kuasa yang maha dengan kemaha2an.. sepastinya tidak memerlukan 'orang tengah @ nabi.. @ wasilah' untuk menyampaikan risalahNya... (satu kelucuan dogma2????). Bahkan tuhan tidak memerlukan AQ @ kitab2 yang bertulis untuk menyampakan haqiqat kebenaranNya.... Sekiranya Ia memerlukan... maka Ia menjadi lemah kerana bersandar Ia kepada sesuatu 'yang lemah'

Istilah TAUHID tidak mendanbakan diri kecuali kepada KEESAAN ujud semata2. Haqiqat AQ yang jelas terpahat disetiap ruang khayalan yang berjiwa, tanpa membaca AQ (M).

Sekiranya AQ dikatakan 'kata2 tuhan'... maka tidak mungkin umah2 bertelagah, kecuali ujudnya ciri2 mutasyabihat didalamnya.


sesat = tak jumpa tempat tujuan yang di tuju (salah jalan)
Fitnah = Mengada-adakan cerita yang tak pernah ada dan tidak benar (ilusi jahat)

Kesesatan dan hidayah cuma tekateki @ mutasyabihat 'keesaan', tanpa bermaksud tersurat maupun tersirat. Tuhan tidak memilih bulu... kerana kebodohan, kehinaan, bijaksana... adalah hiraki2 ciptaan istilah duniawiyah dan bukan haqiqat.

Tuhan layak dikata 'zalim' kerana hiraki2 keberadaan yang tidak saksama.. namun bagi pengamal tauhid tidak melihat permainan2 'filosofi duniawiyah dan ukrowiyah' sebagai halangan yang mengelirukannya dari 'Keesaan Zat'.

Madah Pak Sufi: Duniawiyah dan ukrowiyah adalah satu seni lukisan Ketuhanan yang tiada cacat celanya.. dan keseluruhan ujud telah terselamat didalamnya.... tidakkah 'Tuhan' itu Pelukis yang terhebat?

Mengapa 'takut' kepada 'kesesatan' setelah 'tidak goyang' dalam prinsip 'Keesaan'?

_________________
KeAKUANKU SENTIASA ESA.

Merpati Putih
Admin

Jumlah posting : 2450
Registration date : 2008-08-08

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  nurhaq on Mon Feb 08, 2010 4:25 pm

Merpati Putih wrote:
"Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari ta'wilnya"

dari segi aqaliyahnya AQ adalah jelas dan terang?????



A) Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat (Jelas) itulah pokok-pokok isi Al Qur'an

B) dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat (teka teki). -------> Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari ta'wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami." Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal. (QS. 3 : 7)

sebelum seseorang mengalami hakikat keesaan, mereka ini akan dapat membeza antara ayat yang jelas dan ayat yang samar atau antara kotor dan bersih (aqal).... dan dari itu , telah di beritahu dengan jelas " Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari ta'wilnya,"

Maka golongan ini tak percaya atau yakin apa yang empunya ayat ini katakan... baginya pasti ada sesuatu di sebalik larangannya......walaupun jika saya katakan dengan jelas jika anda nak jumpa saya anda lalu jalan 'B' dan jika kamu lalu jalan 'A' kamu pasti takan jumpa akan saya (sesat) dan akan jumpa fitnah..... anda tak percaya dan tetap lalu jalan 'A' ......

"Satu kuasa yang maha dengan kemaha2an.. sepastinya tidak memerlukan 'orang tengah @ nabi.. @ wasilah' untuk menyampaikan risalahNya... (satu kelucuan dogma2????). Bahkan tuhan tidak memerlukan AQ @ kitab2 yang bertulis untuk menyampakan haqiqat kebenaranNya.... Sekiranya Ia memerlukan... maka Ia menjadi lemah kerana bersandar Ia kepada sesuatu 'yang lemah'

benar... yang berkuasa (penulis / pencipta) tak memerlukan kepada apa yang dia tulis / cipta.. jika dia tak tulis cerita hidup saya, ta'kan boleh menjadikannya LEMAH malah saya hidup dan berfikir atas apa yang penulis ciptakan dan bukannya saya yang mencipta pencipta...... walau sipenulis menulis "semua yang ada di dunia membunuh aku (penulis), lalu aku (penulis) mati"...... adakah penulis akan MATI???... jika penulis 'mati' maka mati lah segala apa yang ditulis (kiamat) dan yang tinggal hanya (penulis / zat ) yang tidak terkesan walau secebis dari kemusnahan pada setiap apa yang di tulisnya... Ini lah keesaan yang esa yang tiada persamaan dan pergantungan kepada sesuatu yang hidup, berfikir, bernafas, nyata, ghaib, rasa,berdzikir,pelacur, wali, nabi, malaikat dan apa yang terlintas di hati dan akal yang merasa dan berfikir.....

“Padahal Allah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu."

nurhaq

Jumlah posting : 47
Registration date : 2010-01-11

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  Merpati Putih on Tue Feb 09, 2010 10:50 am

Mi'raj Tokbatinsenoi








Orang bertanya jalan


Ke PUNCAK Sejuk,


tiada jalan!


tapi sampai ke PUNCAK Sejuk.


Musim ‘panas’


menyejukkan


tanpa mencairkan.






Muncul matahari tapi…..



masih disembunyi kabus kalut.


Meniru ku,



mampukah engkau memahami?





Fikiranku



bukan mirip milik fikiranmu.


Sekiranya fikiranmu


mirip milik ku





mi’raj lah engkau bersertaku



.
Ke ALAM ALWADDI AL MUQADDAS


Ke Alam ‘AKU’ tanpa MU.


Ke Alam ‘AKU’ tanpa ‘makhluk2













Tokbatinsenoi

_________________
KeAKUANKU SENTIASA ESA.

Merpati Putih
Admin

Jumlah posting : 2450
Registration date : 2008-08-08

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  salik on Tue Feb 09, 2010 12:16 pm

Alam Wadil Muqoddas


An-Naazi'aat (79)
-Verse 16-

إِذْ نَادَاهُ رَبُّهُ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًى
Bil WaaDil Muqoddasithuwa
Ketika dia diseru oleh Tuhannya di "Wadi Tuwa" yang suci;


Thaahaa (20)
-Verse 12-
إِنِّي أَنَا رَبُّكَ فَاخْلَعْ نَعْلَيْكَ إِنَّكَ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًى

Sesungguhnya Aku Tuhanmu! Maka bukalah kasutmu, kerana engkau sekarang berada di Wadi Tuwa yang suci.

salik

Jumlah posting : 1366
Registration date : 2009-03-28

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  nurhaq on Fri Feb 12, 2010 11:51 am


nurhaq

Jumlah posting : 47
Registration date : 2010-01-11

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  nurhaq on Sat Feb 13, 2010 10:45 am

"TA'KAN LARI GUNUNG DI KEJAR.... HILANG KABUS NAMPAKLAH IA"

nurhaq

Jumlah posting : 47
Registration date : 2010-01-11

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  nurhaq on Sun Feb 14, 2010 3:15 pm

"Adakah kamu seorang muslim?"

"Ya,"

"Jadi kamu percaya pada Tuhan? ...."

"Sudah tentu."

"Adakah Tuhan baik?"

"Ya! Tuhan baik."

"Adakah Tuhan Maha Berkuasa? Bolehkah Tuhan melakukan segala-galanya? "

"Ya."

Professor tersebut mengerutkan kening dan merenung untuk seketika.

"Satu soalan untuk kamu. Katakan terdapat seorang yang sedang sakit di sini dan kamu boleh menyembuhkannya. Adakah kamu akan menolongnya? Adakah kamu akan mencubanya?"

"Ya, saya akan menolongnya. "

"Jadi kamu adalah baik...!"

"Saya tidak beranggapan begitu."

"Kenapa tidak beranggapan begitu? Kamu mahu menolong orang yang sakit dan berusaha untuk menyembuhkannya malah kita semua akan melakukannya jika kita mampu... Tuhan tidak."

[Tiada jawapan]

"Dia tidak akan menolongnya, betul tak? Abang saya seorang muslim yang mati akibat penyakit kanser walaupun beliau sentiasa berdoa kepada Tuhan untuk menyembuhkannya. Bagaimana boleh dikatakan Tuhan itu baik? Hmmm? Boleh kamu menjawabnya? "

[Tiada jawapan]

"Tidak, kamu tidak dapat menjawabnya, betul tak?"

Beliau menghirup seteguk air dari cawannya yang terletak di atas meja untuk memberi masa kepada pelajarnya untuk relaks. Dalam bidang filosofi, kita hendaklah memberi ketenangan kepada pelajar baru.

"Mari kita mulakan sekali lagi."

"Adakah Tuhan baik?"

"Er... Ya."

"Adakah syaitan baik?"

"Tidak."

"Dari mana syaitan datang?"

Pelajarnya kelihatan gelisah. "Dari... Tuhan..."

"Betul. Tuhan menciptakan syaitan."

Lelaki yang lebih dewasa itu menghuraikan rambutnya dengan jarinya yang halus dan kemudian berpaling ke arah pelajarnya.

"Saya rasa kita akan merasa lebih seronok pada semester ini, tuan-tuan dan puan-puan." Kemudian beliau berpaling kepada penuntut muslim. "Beritahu saya, anakku. Adakah terdapat kejahatan di dalam dunia ini?"

"Ya."

"Kejahatan berada di mana-mana, betul tak? Adakah Tuhan menciptakan segala-galanya? "

"Ya."

"Siapa mencipta kejahatan?"

[Tiada jawapan]

"Adakah terdapat penyakit di dunia ini? Tidak bermoral? Kebencian? Kejelekan? Kesemua yang buruk - adakah ia wujud di dunia ini?"

Dalam keadaan mengeliat para pelajar menjawab. "Ya."

"Siapa yang menciptanya? "

[Tiada jawapan]

Tiba-tiba professor menjerit ke arah pelajarnya. "SIAPA YANG MENCIPTANYA? TOLONG, BERITAHU KEPADA SAYA!"

Professor merapatkan dirinya menghampiri pelajar muslim tersebut sambil berbisik kepadanya" "Tuhan mencipta kesemua kejahatan, betul tak, wahai anakku?"

[Tiada jawapan]

Pelajar tersebut cuba bertenang, mengalami kekeliruan dan kekecewaan. Tiba-tiba pensyarah tersebut bergegas ke hadapan kelas seperti seekor kumbang. Keadaan kelas tersebut seperti terpukau.

"Katakan kepada saya," beliau meneruskan kata-katanya, "Bagaimanakah Tuhan boleh dikatakan baik, jika Dia mencipta kesemua kejahatan pada setiap masa?"

Professor tersebut memusingkan tangannya untuk menunjukkan kejahatan di seluruh dunia. "Semua kebencian, keganasan, kesemua kesakitan, penyiksaan, kematian dan keburukan dan penderitaan yang diciptakan oleh Tuhan yang baik ini diseluruh dunia, tidakkah begitu, wahai anak muda?"

[Tiada jawapan]

"Tidakkah kamu melihatnya di seluruh dunia? Huh?"

Berhenti.

"Tidakkah kamu melihatnya?"

Professor membongkok ke arah pelajar tersebut dan berbisik lagi, "Adakah Tuhan baik?"

[Tiada jawapan]

"Adakah kamu percaya kepada Tuhan, anakku?"

Dengan tegas pelajar tersebut menjawab: "Ya, professor. Saya percaya."

Lelaki yang berusia itu mengeleng kepalanya kesedihan. "Menurut sains kita memiliki lima pancaindera yang kita gunakan untuk mengenalpasti dan memerhati dunia di sekeliling kita. Pernahkah kamu melihat Tuhan?"

"Tidak. Saya tidak pernah melihat-Nya. "

"Kalau begitu, beritahu kepada kami jika kamu pernah mendengar Tuhan?"

"Tidak. Saya tidak pernah mendengar-Nya. "

"Pernahkah kamu menyentuh Tuhan kamu, merasa Tuhan kamu atau menghidu bau-Nya ... dalam kata lain, pernahkah mempunyai apa-apa persepsi dari segi deria tentang Tuhan kamu?"

[Tiada jawapan]

"Tolong jawab soalan saya."

"Tidak, Saya rasa saya tidak pernah."

"Awak RASA... awak tidak pernah?"

"Tidak."

"Tetapi awak masih mempercayai- Nya?"

"... ya..."

"Itu memerlukan KEIMANAN!"

Professor tersebut tersenyum sinis.

"Menurut dasar protokol empirical, testable, demonstrable, sains berkata Tuhan kamu tidak wujud. Apakah pendapat kamu, anakku? Di manakah Tuhan kamu sekarang?"

[Pelajar tersebut tidak menjawab]

"Sila duduk."

Budak muslim tersebut duduk... Terasa kalah. Tiba-tiba seorang lagi pelajar muslim mengangkat tangannya. "Professor, bolehkah saya bercakap kepada kelas ini?"

Professor menoleh kepadanya dan tersenyum. "Ah, seorang lagi pelajar muslim! Silakan, silakan. Bercakaplah dengan penuh bijaksana kepada kelas ini."

Pelajar muslim tersebut melihat sekeliling kelas. "Tuan telah mengatakan beberapa fakta yang menarik. Sekarang saya mempunyai beberapa soalan untuk tuan. Wujudkah sesuatu yang dinamakan panas?"

"Ya," jawab professor. "Panas memang wujud."

"Wujudkah sesuatu yang dinamakan sejuk?"

"Ya, anakku, sejukpun ada."

"Tidak, sejuk tidak wujud."

Professor mengerut kehairanan.

"Bilik ini tiba-tiba menjadi sejuk," sambung muslim kedua itu. "Kamu boleh mendapat seberapa tinggi kepanasan, malah kepanasan yang lebih tinggi lagi, kepanasan yang super, kepanasan yang mega, kepanasan putih, sedikit kepanasan atau tiada kepanasan langsung tetapi kita tidak memiliki sesuatu yang dinamakan sejuk. Kita boleh mencapai 458 darjah di bawah kosong, yang mana ia tidak ada kepanasan, tetapi kita tidak boleh pergi lebih rendah daripada itu. Maka tidak wujud sesuatu yang dinamakan sejuk, kalau tidak kita boleh pergi lebih sejuk dari 458 - - Tuan lihat, sejuk hanyalah satu perkataan yang kita gunakan untuk menjelaskan ketiadaan kepanasan. Kita tidak boleh mengukur sejuk. Kita boleh mengukur kepanasan menurut unit thermal kerana kepanasan adalah tenaga. Sejuk bukanlah lawan kepada panas, tetapi ketiadaannya. "

Diam. Satu pin telah terjatuh dalam kelas tersebut.

"Wujudkah sesuatu yang dinamakan kegelapan, professor?"

"Itu satu soalan yang bodoh. Apakah malam jika tiada kegelapan? Apakah maksud kamu...?"

"Jadi tuan kata kegelapan itu wujud?"

"Ya..."

"Tuan tersalah lagi, Kegelapan tidak wujud. Adakalanya, ia adalah ketiadaan sesuatu. Kita boleh mendapat cahaya rendah, cahaya normal, cahaya terang, cahaya berkilauan tetapi jika kita tidak mendapat cahaya maka kita tidak mendapat sesuatupun dan ia dinamakan kegelapan, betul tak? Itulah maksud yang kita gunakan untuk menjelaskan perkataan. Dalam realitinya, kegelapan tidak wujud. Jika ia wujud maka tuan pasti boleh membuatkan kegelapan itu lebih gelap dan memberikan kepada saya satu jug kegelapan. Bolehkah tuan memberi saya satu jug kegelapan, professor?"

Disamping dirinya, professor tersebut tersenyum ke arah pemuda di hadapannya. Ini pasti membuatkan semester ini lebih baik.

"Bolehkah kamu nyatakan apakah maksud kamu, wahai anak muda?"

"Ya professor. Apa yang saya maksudkan ialah, pandangan filosofi tuan amat meleset dan kesimpulan tuan adalah silap..."

Professor agak meradang. "Meleset...? Tergamak kamu...!"

"Tuan, boleh saya menjelaskan apa yang saya maksudkan?"

Seluruh kelas memasang telinga.

"Jelas... oh, jelaskan..." Professor berusaha bersungguh-sungguh untuk mengawal keadaan.

Tiba-tiba dia berlagak sopan. Beliau melambaikan tangannya untuk meminta seluruh kelas agar diam bagi membolehkan pelajar tersebut meneruskan penjelasannya.

"Tuan bekerja di atas premis dualiti," jelas pelajar muslim tersebut. "Untuk itu sebagai contoh terdapat kehidupan dan terdapat kematian; Tuhan yang baik dan Tuhan yang jahat. Tuan melihat konsep Tuhan sebagai sesuatu yang terbatas. Adakalanya kita boleh mengukur. Tuan, sains tidak boleh menjelaskan pemikiran. Ia menggunakan tenaga eletrik dan magnetisme tetapi tidak pernah melihatnya, apalagi untuk memahaminya. Untuk melihat kematian sebagai lawan kepada kehidupan ialah untuk menafikan bahawa kematian tidak boleh wujud sebagai sesuatu yang substantif."

"Kematian bukanlah lawan kepada kehidupan, tetapi hanya ketiadaannya. " Anak muda tersebut mengangkat akhbar yang beliau keluarkan dari meja temannya yang sedang membacanya.

"Di sini adalah akhbar tabloid yang paling teruk yang dikeluarkan oleh negara ini, professor. Adakah wujud sesuatu yang tidak bermoral?"

"Sudah tentu ada, sekarang lihat..."

"Salah lagi, tuan. Tuan lihat, tidak bermoral berlaku hasil dari kehilangan moraliti. Adakah sesuatu yang dinamakan ketidakadilan? Tidak. Ketidakadilan berlaku kerana tidak wujud keadilan. Wujudkah kejahatan? Pemuda muslim itu berhenti sementara. "Tidakkah kejahatan itu akibat dari hilangnya kebaikan?"

Muka professor tersebut bertukar kemerahan. Beliau begitu marah sehinga tidak terkata.

Pemuda muslim meneruskan kata-katanya. "Jika sekiranya terdapat kejahatan di dunia ini, professor, dan kita semua mengakuinya, maka Tuhan, jika Dia wujud, pasti menyempurnakan kerja melalui agensi kejahatan. Apakah pekerjaan tersebut, yang disempurnakan oleh Tuhan? Islam memberitahu kita untuk memilih samada kebaikan atau kejahatan."

Professor tersebut bertegas. "Sebagai seorang saintis filosofi, saya tidak melihat soal tersebut mempunyai kaitan dengan membuat pilihan; sebagai seorang yang realistik, saya langsung tidak menerima konsep ketuhanan atau mana-mana faktor theologikal sebagai sebahagian dari masalah dunia kerana Tuhan tidak dapat dilihat."

"Saya berpendapat bahawa ketiadaan kod moral Tuhan di dunia ini mungkin salah satu daripada fenomena pemerhatian yang berlaku," jawab pemuda muslim itu.

"Akhbar mendapat keuntungan berbillion dollar melaporkannya setiap hari! Beritahu saya, professor. Adakah tuan mengajar penuntut tuan bahawa mereka berasal dari monyet?"

"Kalau kamu merujuk kepada proses evolusionari semula jadi, anak muda, Ya! saya mengajarnya. "

"Pernahkah tuan melihat evolusi dengan mata tuan sendiri?"

Professor mengeluarkan bunyi dengan mengacip gigi dan merenung ke arah pelajar tersebut.

"Professor, Oleh kerana tiada siapa yang pernah melihat proses evolusi dan ianya tidak dapat dibuktikan bahawa proses tersebut pernah berlaku, maka professor bukan mengajar tetapi memberi pendapat? Kalau begitu, bermakna professor bukan seorang saintis tetapi seorang padri?"

"Saya tidak akan mengambil kira kebiadapan awak dalam cahaya perbincangan filosofi kita. Sudahkah awak selesai?" kata professor tersebut.

"Jadi kamu tidak menerima kod moral Tuhan berhubung kait dengan kebenaran?"

"Saya percaya kepada apa yang ada dalam ilmu sains."

"Ahh! SAINS!" pemuda muslim itu mengerutkan wajahnya. "Tuan, tuan telah berkata bahawa sains adalah satu kajian dalam memerhati fenomena. Sains juga adalah satu premis yang meleset..."

"SAINS MELESET...?" Tanya professor. Keadaan kelas tersebut menjadi riuh rendah. Pemuda muslim tersebut masih berdiri.

"Untuk meneruskan fakta yang yang tuan berikan kepada kami sebelum ini, izinkan saya membawa satu contoh tentang apa yang saya maksudkan."

Professor tersebut terdiam dan pemuda muslim itu melihat di sekeliling kelas.

"Pernahkah sesiapa di dalam kelas ini melihat angin, Oksigen, molekul, atom, otak professor?"

Seluruh pelajar tergelak. Pemuda muslim menunjuk ke arah professornya.

"Pernahkah sesiapa di sini yang pernah mendengar otak professor... merasa otak professor, menyentuh otak professor atau menghidunya? "

"Ternyata tiada seorangpun yang pernah melakukannya. Pemuda muslim tersebut mengoyangkan kepalanya dalam keadaan sedih. Ternyata tiada seorangpun di sini mempunyai persepsi dari segi deria tentang otak professor. Jadi, menurut undang-undang protokol empirikal, testable, demonstrable, sains, SAYA MENGISYTIHARKAN bahawa professor TIDAK BEROTAK."

nurhaq

Jumlah posting : 47
Registration date : 2010-01-11

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  Merpati Putih on Mon Feb 15, 2010 11:49 am

Asal-usul agama Hindu dikesan kepada tamadun Lembah Indus kira-kira antara 4000 dan tahun 2500 SM.

Meskipun diyakini oleh 'banyak' sebagai satu ugama politeistik @ banyak tuhan2, asas ugama Hindu: kepercayaan dalam kesatuan dari segalanya berpunca dari Zat Brahman.

Tujuan hidup adalah untuk menyedari bahawa Keberadaan kejadian2 (hidup dan mati) adalah sebahagian daripada Zat Brahman dan dengan demikian meninggalkan daerah keberadaan ini dan seterusnya bergabung dengan Zat Tuhan @ Zat allah @ Zat Brahman.

Pencerahan ini hanya boleh dicapai dengan memahami konsep kitaran kelahiran, kehidupan dan kematian yang dikenali sebagai samsara/ rencah2 khayalan yang menyakiti perasaan, baik cantik maupun buruk, bijaksana maupun bodoh..

kemajuan kerohanian menuju pencerahan diukur oleh karma/ cara berfikir.

Namun dari semua yang baik dan perbuatan buruk 'dirumusi' menentukan kelahiran semula selepas kelupusan sementara.

Tindakan dan fikiran tanpa bosan serta pengabdian kepada tuhan @ allah @ brahman membantu untuk dilahirkan kembali pada peringkat yang lebih tinggi. Tindakan dan fikiran buruk akan menyebabkan untuk dilahirkan kembali pada tahap yang lebih rendah, sebagai seseorang atau bahkan binatang dan mungkin juga biji bawang..

Ugama2 mengikuti sistem kasta yang ketat yang menentukan kedudukan setiap orang. Kasta terhasil dari karma2 kehidupan yang sebelumnya @ telah berlalu Hanya ahli kasta tertinggi, para2 brahmana @ ulama', layak melakukan upacara ugama dan memegang kedudukan kuasa di dalam kuil @ masjid @ gereja @ synogue. Mungkin kerana para2 brahma @ ulama' @ paderi lahir kembali dari unsur2 kehebatan kebaikan2 yang telah lakukan mereka dihayat sebelumnya.

Komen MP: Maka berbuat baiklah dan jangan sekali berbuat jahat,agar kamu2 akan menjadi sami2 hindu dikuil2 hindu dihayat akan datang.

Berbuat jahatlah sepuas2nya, andainya kamu tidak mengingini jawatan2 sami (kasta Tertinggi = ulama') dimasa mendatang

_________________
KeAKUANKU SENTIASA ESA.

Merpati Putih
Admin

Jumlah posting : 2450
Registration date : 2008-08-08

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  nurhaq on Mon Feb 15, 2010 1:33 pm

adalah amat lemah "tuhan" yang masih mengharap kepada apa yang dicipta, agar dirinya di kenali..... "tuhan" TERPAKSA bersekutu/bersatu dengan makhluk untuk menjadikannya ESA, TERPAKSA menjadi "bodoh, jahat, pencuri atau segala kejahatan" untuk menjadikan (mentsabitkan) diri nya adalah kuasa mutlak.... sedangkan "tuhan" yang esa itu tidak sedikitpun menjadi bijak dari kebijaksanaan ciptaannya dan menjadi bodoh dari "kebodohan" apa yang di ciptanya....dan tak perlu BERSATU untuk menjadikannya berkuasa kerana sebelum wujud segala ciptaannya "tuhan" sedia berkuasa berdiri, terdiri dan terperi dan tak perlu kepada ciptaannya (makhluk / saya / anda / kamu) dan akhir pencarian "tercipta" 73 jalan dari satu jalan......

Seorang gadis "sedang gila bercinta" dengan kekasihnya..... semua orang tau lelaki (kekasih) gadis itu "bapak ayam" akan tetapi akibat "cinta buta"...gadis tersebut tetap ingin bersama kekasihnya... ibu bapanya melarang keras agar putuskan hubungan..... tapi tetap berdegil lalu ikut lelaki itu lari (kahwin lari)...dan kemudian lelaki itupun menjadikan gadis itu pelacur yang terpaksa melayan 20 orang pelangan setiap hari.... maka berderailah air mata gadis tersebut terkenang nasihat ibu bapanya..... manakala ibu bapanya pula menangis setiap hari memohon keampunan kerana mereka juga "KAWIN LARI"... dan anak gadisnya itu seorang anak luar nikah terhasil dari perasaan "CINTA BUTA".... yangmana pada malam mereka berdua-duan, sekekasih ingin menunjukan kesetian SA hidup SA mati,SA hati, SA jiwa....maka BERSATULAH (ber SA tubuh) antara keduannya maka terhasillah anak gadis yang sedang menanggung seksa melayan 20 lelaki buas setiap hari..

nurhaq

Jumlah posting : 47
Registration date : 2010-01-11

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  Merpati Putih on Wed Feb 17, 2010 8:56 am


'TANPA PENCIPTA'







'Alam semesta @ kosmos, ujud
dengan sendirinya sebagai khayalan, 'tanpa pencipta'.
Kerana tabi'at semulajadi, sifat benda2, unsur2 kejadian panas, sejuk, basah, kering, dan benda2 tersusun dari jirim atom, yang berkeadaan terdiri dari proton, neutron dan elctron
,
keseluruhannya adalah 'SifatPencipta' itu sendiri








tbs

_________________
KeAKUANKU SENTIASA ESA.

Merpati Putih
Admin

Jumlah posting : 2450
Registration date : 2008-08-08

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  nurhaq on Wed Feb 17, 2010 12:07 pm

Merpati Putih wrote:'TANPA PENCIPTA'

'Alam semesta @ kosmos, ujud
dengan sendirinya sebagai khayalan, 'tanpa pencipta'.

keseluruhannya adalah 'SifatPencipta' itu sendiri

TANPA PENCIPTA = TIADA PENCIPTA TAPI KESELURUHAN SIFAT PENCIPTA = ADA PENCIPTA

Pencipta tidak mencipta Pencipta kerana Pencipta itu wujud sebagai Diri Pencipta yang bersifat mencipta.....

Pencipta mencipta sesuatu dari tiada kepada ada..... adakah 'tiada' itu sifat pencipta...??? pencipta itu sedia ada dan kekal adanya, dan setiap apa yang tercipta hari ini dan esok sudah tersedia (tercipta) adanya oleh 'PENCIPTA'

Sebagai contoh "esok pagi jam 8.45 pagi hari hujan @ seekor semut mati @ unsur2 kejadian panas, sejuk, basah, kering, dan benda2 tersusun dari jirim atom, yang berkeadaan terdiri dari proton, neutron dan elctron terjadi @ matinya sekuman kuman dan terzahirnya seatom atom @ tercipta sesuatu yang sebelunya terfikir di otak yang sebelumnya tiada kepada ada...... segalanya "sudah tercipta" hanya tunggu perlaksanaanNya tanpa tergelincir sedikit dari ketentuanNya.... Dan bagi PENCIPTA @ PENTADBIR SEKELIAN ALAM AMAT MUDAH BAGINYA..... dimana kamu berada esokpun sudah tercipta @ hidup mati bakteria dalam badan kita @ darah yang mengalir @jumlah udara yang di ambil @ kadar cahaya @ kehidupan ikan dilaut yang luas @walau sehelai daun yang jatuh kebumi malah beribu tahun kehadapan pun sudah tersedia @ DICIPTA oleh PENCIPTA





nurhaq

Jumlah posting : 47
Registration date : 2010-01-11

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  nurhaq on Wed Feb 17, 2010 1:32 pm

nurhaq wrote:
Merpati Putih wrote:'TANPA PENCIPTA'


Pencipta mencipta sesuatu dari tiada kepada ada..... adakah 'tiada' itu sifat pencipta...???



Jika saya "MENULIS @ MENCIPTA" dalam sebuah cerita saya bahawa saya TIADA, adakah itu bererti saya tiada?????

nurhaq

Jumlah posting : 47
Registration date : 2010-01-11

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  Merpati Putih on Wed Feb 17, 2010 11:50 pm

kalo yg dicipta sentiasa 'tidak ada dan tidak akan pernah ada' = dari 'tiada' kepada 'ada' dan dari 'ada' kepada 'tiada' .... Jd mana ada 'PENCIPTA'???? Kerana yang ada, akan pasti terus ada tanpa lupus.

_________________
KeAKUANKU SENTIASA ESA.

Merpati Putih
Admin

Jumlah posting : 2450
Registration date : 2008-08-08

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  salik on Thu Feb 18, 2010 4:42 am

salam

Dari Tiada yang ada, Kepada .................Ada yang ada
Dari ada yang ada, kembali ................ kepada tiada yang ada.

Kemudian Tiada Yang Ada
Melainkan Dia yang ada.
Kerana Dia yang Ada.
Maka Adalah Yang Ada

===============================================================================
Tatkala telah berlaku hakikat makna pada perbicaraan arab desa dengan sengaja atau kebetulan maka di benarkan oleh Rasulullah s.a.w yang dikasihi( yang jiwanya dalam gengaman Tuhan). dengan sabdanya Yang Artinya

"Sekuntum syair yang paling benar yang di ucapkan oleh seorang penyair ialah ucapan Lubaid."
"Ketahuilah setiap sesuatu selain Allah, Batil"

Dirawikan Bukhari dan muslim dari abu hurairah
(di petik dari Ihya Ulumiddin Jilid 4 mukasurat 318/319)

salik

Jumlah posting : 1366
Registration date : 2009-03-28

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  Merpati Putih on Thu Feb 18, 2010 9:34 am

Sdr haqimi,

Ujud = ada lawannya tiada yang mana hal2 ini masih tertakluk dibawah isyarat2. Kamil wal mukamil tidaklah dikatakan yang maha sempurna andainya masih dibawah takluk isyarah2.

Ilmu2, dalam apa jua keadaannya, hanya sebahgian dari isyarat2 duniawiyah yang tidak mampu menjelaskan keujudan 'Pencipta Raya @ Al-Gahibul Al-Ghuyub'.. kerana masih dilingkungan ilusi2 hayat. Mengdefinasikan sesuatu yang ghaib adalah seumpama orang buta yang cuba2 berkhayal tentang haqiqat yang tidak mampu difahaminya... yang tinggal cuma khayalan demi khayalan.

Keseluruhan ilmu2, mahupun dari kesemua kitab2 suci, cuma 'wahyu @ ilham' yang 'dikata wahyu' yang dikhayalkan olih orang2 buta yang cuba2 menterjemahkan haqiqat keghaiban = tidak memiliki nilai seni kecuali semata2 mendatangkan keterpersonaan @ candu.

Kita hanya perlu mengenal 'kedirian yang Berdiri, Terdiri, Terperi, tersendiri' yang meng'hantui' @ tuhan yang sentiasa menganimasi jasad beku @ kasyifat @ mayat (yang sepastinya tidak memiliki daya untuk beraksi dengan sendirinya)..... mengapa ini mampu terjadi kepada robot @ jisim?

_________________
KeAKUANKU SENTIASA ESA.

Merpati Putih
Admin

Jumlah posting : 2450
Registration date : 2008-08-08

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  nurhaq on Thu Feb 18, 2010 2:03 pm

salik wrote:salam

Dari Tiada (GHAIB) yang ada (WUJUD), Kepada .................Ada yang ada
Dari ada yang ada, kembali ................ kepada tiada (GHAIB) yang ada.

Kemudian Tiada (GHAIB) Yang Ada
Melainkan Dia yang ada.
Kerana Dia yang Ada.
Maka Adalah Yang Ada


TIADA YANG ADA @ GHAIB = Wujud sesuatu yang tidak dapat dilihat, dirasa,bau dan di fikirkan kecuali dengan keyakinan (IMAN)

TIADA = Tidak wujud sesuatu yang dapat dilihat, di rasa, di bau dan di fikirkan (khayalan).....

Dari Ada, Kepada .................Ada yang ada
Dari ada yang ada, kembali ................ Ada yang ada.

Kemudian Ada
Melainkan Dia yang ada.
Kerana Dia yang Ada.
Maka Adalah Yang Ada



Merpati Putih wrote:

kalo yg dicipta sentiasa 'tidak ada dan tidak akan pernah ada' = dari 'tiada' kepada 'ada' dan dari 'ada' kepada 'tiada' .... Jd mana ada 'PENCIPTA'???? Kerana yang ada, akan pasti terus ada tanpa lupus.



Yang "ada" tidak bergantungan kepada yang "tiada kepada ada" mahupun yang "ada kepada tiada" kerana yang "ada" itu tidak perlu serupa/bersatu dengan yang "tiada kepada ada" atau "ada kepada tiada"

kerana Dari Tiada yang ada, Kepada .................Ada yang ada
Dari ada yang ada, kembali ................ kepada tiada yang ada.

"Ketahuilah setiap sesuatu selain Allah, Batil"

Merpati Putih wrote:
Ujud = ada lawannya tiada yang mana hal2 ini masih tertakluk dibawah isyarat2. Kamil wal mukamil tidaklah dikatakan yang maha sempurna andainya masih dibawah takluk isyarah2.

untuk ini seluruh manusia harus menafikan kebenaran isi-isi Al-Quran dan Al-Hadith kerana 'isyarah' itu berkisar dari kedua-dua sumber (secara ilmiah).... atau ambil sebahagian sahaja yang sesuai dengan 'punca faham / isyarah' seseorang bagi menguatkan hujah dan membenarkan keyakinannya..... Atau katakan kepada seluruh umat bahawa "siapa yang mengikut ajaran Al quran dan muhamad itu sesat".........

nurhaq

Jumlah posting : 47
Registration date : 2010-01-11

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  Merpati Putih on Sat Feb 20, 2010 7:54 pm

sdr nurhaq,

Tuhan hanya dikatakan adil jika Iaaya 'bersendirian', tanpa makhluk2 disisiNYA.

Setiap apa sahaja yang dilakukan Tuhan, adalah semata2 untuk diriNYA sendiri. Baik dan tidak baik hanyalah untuk keegoan diriNYA semata2.

Setiap perbuatan 'zalim' dan 'tidak zalim', sesat dan tidak sesat cuma tujukan hanya untuk keegoan kedirianNYA, tanpa sedikitpun tempias kepada mana2 makhluk.. kerana yang wajib ujud ialah kedirian Ketuhanan kesendirian semata2, tanpa makhluk2, disisiNYA.

Perkataan makhluk hanya rekaan2 tuhan (begitu jugalah dengan perkataan tuhan nih).

ma ksh.

_________________
KeAKUANKU SENTIASA ESA.

Merpati Putih
Admin

Jumlah posting : 2450
Registration date : 2008-08-08

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  salik on Sat Feb 20, 2010 10:07 pm

"nurhaq"

Dari Ada, Kepada .................Ada yang ada
Dari ada yang ada, kembali ................ Ada yang ada.

Kemudian Ada
Melainkan Dia yang ada.
Kerana Dia yang Ada.
Maka Adalah Yang Ada

Very Happy Laughing

salik

Jumlah posting : 1366
Registration date : 2009-03-28

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  salik on Sat Feb 20, 2010 10:13 pm

25. Al Furqaan
45. Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang dan kalau Dia menghendaki niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu,

46. kemudian Kami menarik bayang-bayang itu kepada kami dengan tarikan yang perlahan-lahan.

salik

Jumlah posting : 1366
Registration date : 2009-03-28

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  Merpati Putih on Sun Feb 21, 2010 12:01 am

kebanyakan manusia terjebak dalam kumpulan 'usia psikik mental', permainan masing2 diubah mengikut selera @ citarasa. Permainan2 berubah dikaitkan dengan pertumbuhan usia.

"Alat permainan saya adalah lebih baik daripada yang sdr miliki"... EGo kebudakan2 yang terus bermain difikiran manusia, tanpa mengira usia dan zaman, dari zaman purba hatta kini dan mendatang.

Umpamanya: Ketika masih kecil, budak2 akan bermain2 dengan guli2, kotak2, belon2, senapang2 kayu ato plastik.... sambil menterjemahkan ego masing2 dengan kebebagaian aksi2.

"Aku telah menang.. engko telah kalah", bergema disetiap permainan.

"Ayahku lebih baik dari pada ayahmu"

"Ayahku ada kereta mercedes dan ayah enko ada kereta kancil"

Ugama2 dan bicara tentang tuhan hanyalah permainan budak2 dikalangan orang2 dewasa.

Setelah meningkat dewasa berobahlah kepermainan yang lain pula:

"kerjaku lebih baik dari kerja engko. Biniku lebih montel dari isterimu, Rumahku lebih besar dari Rumahmu. Engko miskin aku kaya..."

Silaki2 adalah alat mainan untuk wanita2.. siwanita2 adalah alat mainan untuk silaki2.. anak2 adalah alat2 mainan bagi sibu bapa...

Motor adalah alat mainan kepada pengrepairnya.. lori adalah alat mainan kepada drivernya...

"Engko padai repair motor jer, aku bolih repair kereta api ato kapal terbang".

"Ini negaraku dan lebih baik dari negara anda"

"Aku orang melayu lebih baik dari engko orang cina, india..."

Dan masing2 cuba menterjemahkan ego masing2 mengikut keadaan permainan yang diminati masing2.

SiZoroaster berkata:Avesta adalah kalam tuhan
Siyahudi berkata: Talmut adalah kitab yang paling benar dari tuhan
SiKristian akan berkata: Alkitab/ Injil adalah kebenaran lansung dari tuhan.
SiBuddha pula berkata: Sutras adalah kitab kebenaran.. tidak ada tandingnya.
SiHindu akan berkata: Veda dan upanishad adalah kebenaran dari brahman. Bahkan inilah kitab tuhan yang tertua
SMuslim akan berkata, Quran adalah kata terakhir daripada Allah.

Maka ugama2 cuma alat permainan2 yang dijaja olih manusia2 yang takut kepada 'KEMATIAN'.

Masing2 cuba menegakkan benang basah @ permainan2 ego retorik... tanpa satupun bukti2 kukuh @ rasional. "

Apakah benar kitab2 tersebut dari Tuhan... sekiranya benar dari tuhan, kenapa pula sebutan2nya dalam bahasa manusia. Andainya kitab2 ini benar dari tuhan, kenapa pula susah na' difahami olih manusia @ penganut2?.


Manusia adalah budak2 dari budaya2 dan tradisi2 yang dita'supi: "Andainya aku mampu menarik minat2 mereka untuk bersama dengan apa yang aku ta'supi, nescaya masuklah mereka kedalam perangkapku dan seterusnya menjadi milikku.

_________________
KeAKUANKU SENTIASA ESA.

Merpati Putih
Admin

Jumlah posting : 2450
Registration date : 2008-08-08

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  salik on Sun Feb 21, 2010 1:27 am

Saudara Mp Yang Di Kasihi.
Seandainya tiada cerita cerita keindahan itu.
Maka Tiadalah Dunia ini.
Kerana Dunia ini Adalah cerita cerita.

Lahirnya Insan ke dunia ini......Maka Bermulalah satu cerita.

Bukankan begitu.?

salik

Jumlah posting : 1366
Registration date : 2009-03-28

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  Merpati Putih on Sun Feb 21, 2010 2:13 am

Tuan Salik,

Yeh!!!! cuma cerita2... teruskan cerita2 tanpa rasa bersalah... kerana segala2nya cerita tuhan n dari tuhan. Segala2nya cerita2 percuma... bukan sengaja bolih dibuat2 tanpa NAFS tuhan.

Deja voooooooooooooooooooooooooooo!!!

_________________
KeAKUANKU SENTIASA ESA.

Merpati Putih
Admin

Jumlah posting : 2450
Registration date : 2008-08-08

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  nurhaq on Tue Feb 23, 2010 9:21 pm

Merpati Putih wrote:

kebanyakan manusia terjebak dalam kumpulan 'usia psikik mental', permainan masing2 diubah mengikut selera @ citarasa. Permainan2 berubah dikaitkan dengan pertumbuhan usia.


Si anak-anak keliru jika si bapa melarangnya menghisap dadah @ mencuri....pada hal si bapa adalah penagih dadah @ pencuri..... si anak tetap "berdegil" untuk menjadi seperti si bapa........" si anak berkata "ayah boleh....!!??! kenapa saya tak boleh...????!!!?" si ibu dan sibapa tetap tegah di antara permainan 'psikik' anak-anak dan permaianan 'psikik' si bapa.... akhirnya Yeh!!!! cuma cerita2... teruskan cerita2 tanpa rasa bersalah....


Merpati Putih wrote:

Apakah benar kitab2 tersebut dari Tuhan... sekiranya benar dari tuhan, kenapa pula sebutan2nya dalam bahasa manusia. Andainya kitab2 ini benar dari tuhan, kenapa pula susah na' difahami olih manusia @ penganut2?.


A) di dalam sebuah bilik terdapat 100 orang pemuda... 99 orang berbaju putih dan cuma se orang berbaju biru....dan kemudian di suruh....
"kamu pergi berjumpa dengan pemuda yang memakai baju warna biru, kemudian berikannya Rm 20." (jelas @ mudah)

B) di dalam sebuah bilik terdapat 100 orang pemuda... 99 orang berbaju putih dan cuma se orang berbaju biru....dan kemudian di suruh....
"kamu pergi berjumpa dengan pemuda yang memakai baju, kemudian berikannya Rm 20." (ta'jelas @ susah @ subjektif) ... boleh jadi yang itu dan yang ini atau boleh sahaja katakan "aku pun pakai baju,aku pun pemuda, so.... Rm 20 ni aku punya...saja nak test aku kot....? sebat jelah..."

nurhaq

Jumlah posting : 47
Registration date : 2010-01-11

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  salik on Wed Feb 24, 2010 6:30 pm

Semuanya Cerita Cerita.

Setiap Hari kita membaca Berita surat khabar.!!......Semuanya cerita cerita orang Lain
Setiap Hari kita berbual dengan kawan kawan dan sahabat handai...semuanya cerita orang lain.
Setiap hari kita membaca buku buku / internet dan apa jua Bahan bacaan....semuanya cerita orang lain.


Setiap hari kita sibuk dengan kisah kisah orang lain....
Cerita cerita yang tiada apa apa..
.........TETAPI ADA APA APA.

Di dalam surah Al kahfi menceritakan bermacam kisah.................!!!!
Ada kisah cerita khaidir....Hamba dari hamba hamba tuhan..........!!!!
Ada cerita kisah Yajuj ja wa ma'juj.........................................!!!!
Ada kisah Nabi Allah Musa......................................................!!!
Ada kisah tentang Murid........................................................!!!
Ada kisah Dengan Pemuda di dalam gua yang Tidur Bertahun , Tdak ia Bangun sehingga datanglah cahaya.
( kasihan orang orang yang masih tidur)...............( Bangun lah Tahajjud)
Ada kisah tentang Zil qor nainn..............................................!!!!


Rugi Rugi......Seolah cerita cerita itu tiada Apa Apa......Tetapi Ada Apa Apa.

Al kahfi...
103. Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya

104. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.

105. Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia[896], maka hapuslah amalan- amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat

106. Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.

107. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal

108. mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah dari padanya.

Semuanya seolah Tiada Apa Apa.......Tetapi Ada .....Apa Apa.
Jika ingin menceritakan tentang cerita cerita sesungguhnya ia tidak akan habis ,,,
Walaupun dari Adam sehingga kini......
Kerana itu semua adalah cerita cerita yang tiada Apa Apa.......Tetapi Ada.... Apa Apa


Seolah satu peringatan pula di sini....Bahawa ianya tiada Apa Apa.....

109. Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)."

Dan Bagi Mereka yang Yakin/BERIMAN.....Sememangnya Ada apa apa di sini....

110. Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa." Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya

P/S; DAN KAMI SUDAHI DENGAN UCAPAN ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABAROKA TUH.
Tiada Apa Apa...........................Tetapi ADA>>>>>>>>>>>>>>>>>APA APA.
BACALAH CERITA DIRI KITA PULA.....SUPAYA KITA DAPAT MENULIS AMAL SOLEH UNTUK DI BAWA KEPADA
Allah Yang Maha Esa.
ADA APA APA
ADA

salik

Jumlah posting : 1366
Registration date : 2009-03-28

View user profile

Back to top Go down

Re: HALAMAN KHAS SOAL-JAWAB TENTANG 'KETUHANAN'

Post  Sponsored content Today at 5:53 pm


Sponsored content


Back to top Go down

Page 3 of 4 Previous  1, 2, 3, 4  Next

View previous topic View next topic Back to top


 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum